Entri Populer

Senin, 16 Mei 2011

LAKERS PAYAH

 
Charlotte - Los Angeles Lakers belum mampu bangkit dari kekalahan. Setelah sebelumnya ditekuk Orlando Magic, Lakers kembali menyerah dari Charlotte Bobcats.

Dalam pertandingan di Time Warner Cable Arena, Charlotte, Selasa (15/2/2011) pagi, tim tuan rumah sukses menumbangkan Lakers dengan skor 109-89. Kemenangan ini membuat Bobcats memenangi delapan dari sepuluh pertemuannya dengan Lakers.

Gerald Wallace menjadi top performer buat Bobcats dengan sumbangan 20 poin dan 11 rebound. Sementara Gerald Henderson mendonasikan 18 angka.

Di kubu Lakers, Kobe Bryant tampil tak maksimal dan hanya mampu mencetak 20 poin plus lima rebound. Sedangkan Pau Gasol menyumbangkan 17 poin dan 10 rebound.


Pelatih Lakers, Phil Jackson, sangat marah dengan kekalahan ini.

"Saya malu dengan apa yang kami lakukan dan itu saja. Terima kasih," ucap Jackson singkat.

Sementara kubu Bobcats menyambut kemenangan ini dengan sukacita. Mereka bangga bisa sekali lagi menumbangkan sang juara bertahan.

"Ini mungkin kemenangan terbesar dan monumental buat Bobcats dan mungkin kekalahan terbesar bagi mereka," girang pelatih Bobcats, Paul Silas.


Lakers Telan Kekalahan Kedua Atas Mavericks 81-93

Pemain Los Angeles Lakers Lamar Odom (kiri) dan pemain Dallas Mavericks Dirk Nowitzki. AP/Mark J. Terrill

Kobe Bryant belum juga mampu membawa LA Lakers meredam permainan Dallas Mavericks pada babak semifinal wilayah barat kompetisi bola basket NBA. Setelah dipecundangi di laga pertama, LA Lakers harus kembali dipermalukan Mavericks dengan skor 81-93 di hadapan pendukungnya sendiri, Kamis 5 Mei 2011.
Dengan kekalahan ini, sementara Mavericks unggul 2-0 atas Lakers. Sumbangan Bryant sebanyak 23 poin ternyata belum bisa mendongkrak perolehan poin Lakers. Padahal, poin yang dikumpulkan Byant ini hanya kurang satu poin dibandingkan dengan mesin pendulang poin Mavericks, Dirk Nowitzki, 24 poin.

Pada kuarter pertama, Bryant bersama Andrew Bynum menyumbangkan 18 poin, 13 rebound, dan 1 assists, mencoba mengimbangi permainan Nowitzki dan rekan-rekannya. Tapi, sampai kuarter pertama berakhir, Mavericks tetap unggul 26-20.

Pertarungan memanas pada tiga menit menjelang babak pertama berakhir. Saat itu, Lakers sempat mengungguli Mavericks meski hanya sesaat karena Mavericks kembali unggul dan menutup babak pertama dengan skor 51-49.

Di babak kedua, Mavericks kembali mendominasi permainan. Mavericks menambah 42 poin sedangkan Lakers hanya bisa mendulang 32 poin. Selisih sepuluh poin ini membuat Mavericks memastikan kemenangan keduanya atas tim tuan rumah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar